Penyebab Dari Jumlah Bioskop Ditambah Dua Kali Lipat Yaitu

Advertisement

Penyebab Dari Jumlah Bioskop Ditambah Dua Kali Lipat Yaitu

Kamis, 31 Januari 2019
Ilustrasi Bioskop via Selera id
KabarUang.com, Jakarta - Badan Ekonomi Kreatif atau yang disingkat dengan Bekraf mengungkapkan bahwa investasi di sektor perfilman atau bioskop ini, sekarang jauh meningkat sangat pesat dalam tiga tahun terakhir ini. Hal itu juga disebabkan oleh pencabutan sektor perfilman dari daftar negatif investasi atau DNI, sampai investasi asing di sektor perfilman bisa mencapai 100 persen.

Ricky Pesik selaku Wakil Kepala Bekraf  menyatakan bahwa dengan di perbolehkannya asing berinvestasi di sektor perfilman, jumlah layar bioskop pun kini meningkat pesat. Dari yang awalnya, yaitu pada tahun 2015 hanya sebanyak 900 layar bioskop sekarang jadi berkembang menjadi sebanyak 1.600 lebih layar yang tercatat hingga akhir tahun 2018 lalu, rencanya tahun 2019 ini layar bioskop akan ditambah lagi hampir dua kali lipat.

“Naik hampir dua kali lipat. Padahal, dalam 15 tahun sebelumnya itu naiknya pelan," kata Ricky Pesik di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa 29 Januari 2019 seperti dikutip dari viva co id

Ia juga menjelaskan bahwa pada awalnya sektor film adalah sektor yang tidak boleh dimasuki oleh investor asing, sehingga saat itu pertumbuhan layar bioskop di Tanah Air pun stagnan. Kemudian pada tahun 2015, akhirnya Presiden Joko Widodo mengizinkan perihal pencabutan DNI untuk sektor perfilman yang membuat investasi bioskop makin bergeliat.

"Pada 2015 diputuskan dicabut. Jadi enggak ada pembatasan persentase lagi. Justru terjadi peningkatan investasi asing di perfilman nasional," katanya seperti dikutip dari viva co id
 
Meskipun begitu investasi asing di bioskop jadi semakin meningkat, penonton film nasional juga terus sekarang makin bertambah. Berdasarkan telusuran dari catatan Bekraf, peningkatan penonton film nasional kini lebih  tiga kali lipat dari tahun 2015 ke  tahun 2018.

"Jumlahnya di 2015 (sebanyak) 16 juta penonton, 2018 itu jumlah penontonnya 50 juta. Jadi naik tiga kali lipat. Artinya terjadi peningkatan yang luar biasa di sektor film karena ruang pertumbuhannya sebenarnya masih besar," katanya seperti dikutip dari viva co id