Keputusan Baik Pemerintah Tetapkan Batas Atas Tarif Bagasi Berbayar

0
Ilustrasi Menteri BUMN Rini Soemarno via bisnispurwakarta com
KabarUang.com, Jakarta – Pemerintah tengah berencana untuk membuat suatu kebijaka perihal menetapkan batas atas bagi tarif bagasi berbayar yang kini telah marak dan sangat banyak dilakukan oleh beberapa maskapai berbiaya rendah atau low cost carrier atau disingkat dengan LCC. Tujuan dari kebijakan ini adalah  demi menjaga keterkendalian inflasi Indonesia di tahun 2019 ini.

“Inikan tim pengendalian inflasi, salah satu yang diperhatikan itukan ada program bukan hanya Citilink, tapi juga LCC, mengenakan biaya untuk bagasi nah ini dari Kemenhub sedang melihat lagi kan dari dasar aturannya. Bisa, tapi apakah harus ada limit chargesnya sedang diperhatikan,” katanya seperti dikutip dari viva co id

Baca Juga  Utang Luar Negeri Naik 5 Persen Tembus Rp. 5.480 T
Iskandar Simorangkir selaku Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, mengatakan juga bahwa memang hal itu menjadi perhatian besar pemerintah karena gejolak dari harga di sektor bisnis maskapai penerbangan selama ini dinilai sangat berdampak terhadap inflasi.
 
Iskandar juga mengaku bahwa belum mampu merincikan secara garis besar perihal potensi dari ditetapkannya tarif terhadap kenaikan inflasi, namun ia akan memastikan, besaran tarif maskapai penerbangan memang selalu memberikan kontribusi yang besar terhadap kenaikan inflasi juga.
“Angkutan udara salah satu penyumbang inflasi kita. Kalau kita lihat inflasi di beberapa daerah memang penyumbangnya kan udara nah ini dibahas tadi bagaimana inflasi tadi terkendali,” tegas Iskandar seperti dikutip dari viva co id

Baca Juga  Teror Utang Pinjaman Online Hantui Korban, Termasuk Pelanggaran HAM?

“Makannya mereka bilang ada batas maksimum. Ada maksimum yang bisa di cap maskapai penerbangan,” tambah dia seperti dikutip dari viva co id
 

Maskapai berbiaya hemat atau LCC, seperti Citilink Indonesia, mulai menerapkan kebijakan bagasi berbayar secara resmi pada tanggal 8 Februari 2019 nanti. Tarif yang ditetapkan akan dimulai dari Rp9.000 per kilogramnya dan tentunya tergantung rute dan lama jam penerbangan nya.

Baca Juga  Bank Indonesia Ungkap Manfaat Pertemuan IMF-WB di Bali

Benny Rustanto selaku Direktur Niaga Citilink Indonesia  menjelaskan bahwa kebijakan ini hanya berlaku untuk rute domestik saja. Sedangkan untuk rute internasional akan tetap ada layanan bagasi gratis dengan berat maksimal sekitar 10 kg.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here