Gubernur BI Membuka Rahasia Rupiah Yang Menguat di awal Tahun 2019

0
Ilustrasi Rupiah via tirto id
KabarUang.com, Jakarta – Tercatat sudah tentang menguatnya rupiah pada perdagangan spot exchange dibuka menguat pada angka 71 poin atau sekitar 0,50% ke level Rp14.345 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.325 per USD – Rp14.380 per USD. Kemudian Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) lebih menguat lagi pada pembukaan perdagangan kali ini. Rupiah kini berada dikisaran level Rp14.300 per USDnya.
“Alhamdulillah nilai tukar Rupiah Minggu pertama Januari ini bergerak stabil bahkan menguat pada hari ini . Nilai tukar berada di Rp14.300 bahkan sebelum saya salat Jumat saya pantau nilai tukar bergerak di sekitar Rp14.270,” ujar Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo di Gedung BI Jakarta, Jumat (4/1/2018) seperti dikutip dari okezone.com
Ia juga mengatakan bahwa faktor utama kestabilan nilai tukar Rupiah itu dari confidence pasar, lalu investor terhadap Indonesia dan juga kerja mekanisme pasar valas dalam negeri. Confident investor dapat terlihat juga dalam Surat Berharga Negara atau SBN yang dilakukan Kemenkeu.Yang sudah diketahui lelang SBN dilakukan pada Minggu ini dengan targetnya yang harus mencapai sebesar Rp15 triliun.  
“Jadi, yang bidding lebih dari tiga kali bahkan lebih dari Rp50 triliun overspread yang dimenangkan adalah Rp28,2 triliun. Itu menunjukkan confident investor baik dalam maupun luar negeri terhadap ekonomi Indonesia dan juga investasi di aset keuangan Indonesia sangat kuat dan sangat baik terbukti dari sisi oversubscribe lelang SBN,” tuturnya seperti dikutip dari okezone.com
Dengan adanya lelang SBN juga dapat menambah suplai di pasar valas. Karena sebagian pembeli SBN itu adalah investor asing dan dengan pembelian SBN oleh investor asing otomatis akan dapat nambah suplai valas dan mendorong pergerakan rupiah yang menguat. 
“Selain itu semakin bekerjanya mekanisme pasar. Tidak hanya pasar spot, swap dan juga pasar domestik Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF),” jelasnya seperti dikutip dari okezone.com
Ia juga menjelaskan tentang kurs DNDF juga bergerak stabil menguat, apalagi DNDF lebih rendah dari offshore NDF. Ini menjadi bukti kuat dan semakin menunjukkan bahwa semakin bekerjanya pasar DNDF. Spread DNDF dari spot juga relatif sangat kecil itu ditunjukkan semakin bekerjanya mekanisme-mekanisme yang lainnya. 
“Itu dua faktor utama dorong pergerakan nilai tukar bergerak menguat. Memang ada beberapa faktor global ada yang positif ada yang negatif. Dan positifnya meredanya ketegangan antara AS dan China,” pungkasnya seperti dikutip dari okezone.com
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Baca Juga  Alasan Sri Mulyani Tentang Defisit Perdagangan November Melebar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here