Anak Bangsa Indonesia Terancam Miskin, Apa Penyebabnya ?

Advertisement

Anak Bangsa Indonesia Terancam Miskin, Apa Penyebabnya ?

Rabu, 23 Januari 2019
Ilustrasi Anak Bermain via kompasiana com
KabarUang.com, Jakarta - Saat ini kabar dari perekonomian Indonesia kurang mengenakan, pasalnya nasib anak-anak Indonesia berisiko terancam miskin dan kurang sejahtera, hal ini disebabkan karena kurangnya sosok perempuan berpendidikan dalam sebuah keluarga, yang artinya, masih minim nya pengetahuan luas untuk para ibu dalam membimbing anak-anak mereka. Kenapa Perempuan? karena menurut laporan hasil studi terbaru di Indonesia menyatakan bahwa perempuan dipandang sebagai sosok yang sangat penting dalam mengatasi kemiskinan multidimensi pada anak, melalui didikan tumbuh kembangnya.

Dalam laporan baru-baru ini yang dikeluarkan oleh lembaga penelitian SMERU bahwa prevalensi atau tingkat atau batas normal anak miskin akan berpotensi jadi rendah jika tingkat pendidikan perempuan dalam suatu keluarga semakin meningkat.

Berisiko menderita deprivasi multidimensi, jika tidak ada sosok perempuan dewasa yang berpendidikan dalam sebuah rumah tangga. Arti dari Deprivasi, yaitu sebagai kekurangan atas sesuatu yang dianggap penting bagi kesejahteraan psikologis.

"Semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang perempuan dewasa dalam sebuah keluarga, semakin berdampak positif terhadap kesejahteraan anak," kata Luhur Bima, peneliti senior SMERU, kepada ABC pekan lalu seperti dikutip dari viva co id

Maka dari itu diperlukan perempuan berpendidikan untuk memajukan kesejahteraan anak bangsa, diperlukan ibu yang mampu membidik baik dalam pusat tumbuh kembang nya anak-anak.

Anak Indonesia yang sudah banyak pengetahuannya, akan berbeda dengan anak yang kurang pengetahuan dari orang tuanya, ambil saja contoh kecil bedakan anak yang dari sejak kecil dilatih membaca oleh ibunya dan bandingkan dengan anak yang baru saja bisa membaca pada saat masuk sekolah dasar, kecepatan tanggapnya akan berbeda.

Maka dari itu agar anak bangsa Indonesia sejahtera, bisa dimulai dari usia dini, bahkan dari masih dalam kandungan, seorang ibu harus aktif mengurus anak-anaknya, agar bisa menjadi pribadi yang baik dan bisa mengharumkan nama bangsa.