Alasan Mengapa RI Kuat dari Hantaman Krisis Ekonomi Global

Advertisement

Alasan Mengapa RI Kuat dari Hantaman Krisis Ekonomi Global

Kamis, 31 Januari 2019
Ilustrasi Ekonomi Global via vibiznews com
KabarUang.com, Jakarta - Sri Mulyani  selaku Menteri Keuangan telah mengatakan bahwa ternyata kemampuan perekonomian Indonesia untuk saat ini masih terus bertahan dari sejumlah hantaman krisis ekonomi, seperti contohnya pada krisis ekonomi tahun 1998, dan Subprime Mortgage pada tahun 2009, yang melanda Amerika Serikat dan juga Eropa.
 
Ia juga menjelaskan bahwa adanya pertumbuhan permintaan  serta dorongan dari sektor komoditas Indonesia sampai saat ini selalu dikatakan berhasil untuk menjaga perekonomian nasional.

"Indonesia yang kuat dan konsumsi yang stabil dan permintaan yang bertumbuh, maka kita selalu memiliki kemampuan untuk bertahan (dari berbagai krisis ekonomi)," kata Sri dalam acara Mandiri Investment Forum 2019, di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Rabu 30 Januari 2019 seperti dikutip dari viva co id

"Sejak 2008, 10 tahun kita mampu kelola permintaan konsumsi rumah tangga tumbuh kuat di atas lima persen," ujarnya seperti dikutip dari viva co id

Sri juga memastikan, bahwa upaya pemulihan sektor ekspor dan impor Indonesia dari sejak tahun 2017, yang diikuti dengan adanya sejumlah langkah pemulihan ekonomi, nyatanya dinilai tidak hanya mampu memperbaiki dari sudut pandang ekonomi saja akan tetapi juga dapat membantu perkembangan dari segi strukturalnya.

"Kemiskinan turun, meskipun semakin sulit menguranginya, namun ini tidak buat kita menyerah. Dalam hal lapangan kerja, pengangguran sudah menurun 5,34 persen. Jadi, bukan hanya pertumbuhan, tetapi juga fundamental dan struktural," ujar Sri seperti dikutip dari viva co id

Selain itu dirinya juga menekankan bahwa pemerintah seharusnya berkomitmen untuk memperbaiki sektor-sektor perekonomian yang ada di seluruh daerah dan juga provinsi, demi melihat banyaknya pertumbuhan dari sejumlah potensi ekonomi yang ada di luar Jakarta dan juga Pulau Jawa.
 
Oleh karena itu Sri pun harus memastikan bahwa selain terobsesi dengan adanya pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia, saat ini seharusnya juga pemerintah  tengah berkoordinasi untuk bagaimana caranya untuk mengelola dan mengoptimalkan masalah.

"Ada komitmen pemerintah untuk memperbaiki, karena kita mulai melihat lebih banyak pertumbuhan di luar Jakarta atau Jawa. Kita masih banyak PR (pekerjaan rumah), untuk diversifikasi ekonomi," kata Sri seperti dikutip dari viva co id