Prinsip Pasar Modal Syariah yang Perlu Diketahui

0
Ilustrasi Prinsip Modal Syariah

KabarUang.com, Jakarta – Investasi di pasar modal syariah, anda tentunya harus tahu tentang pasar modal khusus syariah. Seperti kita ketahui bersama bahwa, perkembangan investasi di negeri ini semakin dinamis dan terus berkembang dengan pesat.

Hal ini ditandai dengan banyaknya anggota masyarakat yang berminat untuk bergabung dengan berbagai instrumen investasi yang ada. Banyaknya jenis dan model investasi menunjukkan bahwa ekonomi di negara kita terus berkembang.

Seseorang yang ingin berinvestasi di pasar modal tentunya harus mempersiapkan diri dengan baik. Saat ini, ada pasar modal bertema syariah dan ada juga pasar modal konvesional. Mereka yang ingin berinvestasi di pasar modal harus mempersiapkan diri untuk mengetahui segala hal yang berhubungan dengan pasar modal.

Anda bisa belajar di internet atau mengikuti bimbingan profesional untuk mengetahui dasar-dasar investasi di pasar modal syariah.

Pengertian Pasar Modal Syariah

Pasar modal merupakan tempat seseorang menjual dan membeli dalam rangka untuk mendapatkan modal usaha. Pasar modal ini merupakan pasar modal yang menerapkan prinsip syariah dalam kegiatan transaksi ekonomi dalam pasar modal dan harus terlepas dari spekulasi, perjudian, riba dan hal-hal lainnya yang tidak diperbolehkan dalam syariah.

Baca Juga  Sri Mulyani Kini Kembali Membahas RAPBN Tahun 2020

Secara umum, pasar modal khusus syariah ini berbeda dengan pasar modal biasa dan konvensional. Semua kegiatan dalam pasar modal ini harus memenuhi syarat-syarat hukum syariah yang ada sesuai dengan menurut para ahli Ekonomi.

Prinsip Pasar Modal Syariah

Penjelasan tentang prinsip pasar modal yang satu ini bisa anda dapatkan melalui jurnal atau makalah dalam bidang Ekonomi karena baru-baru ini, pasar modal sedang menjadi bahan perbincangan di tengah masyarakat. Bagi kita yang hendak terjun dalam bidang bisnis ini, maka kita harus memahami setiap prinsip pasar kerja untuk syariah.

  1. Investasi dan pembiayaan syariah hanya dilakukan dalam bidang yang halal dan memberikan manfaat
  2. Terdapat akad yang jelas antara emiten dan pemilik harta
  3. Dalam melakukan kegiatan, pembiayaan dan investasi harus dalam mata uang yang sama
  4. Pemilik harta dan pemilik emiten diperbolehkan mengambil resiko
  5. Investor dan emiten harus menerapkan kehati-hatian dan wajar dalam setiap kegiatan bisnisnya.
Baca Juga  Selama Bulan Puasa, Kunjungan Wisatawan Asing Ke RI Ternyata Turun Sekitar 3,19%

Instrumen Pasar Modal

Anda yang ingin terjun dalam pasar modal khusus syariah, anda harus tahu tentang instumen pasar modal yang satu ini. Secara umum, ada 3 instrumennya yang meliputi:

  1. Aset sekuritas atau asset securitization atau proyek aset dimana kita ikut menyertakan musyawarah atau management share
  2. Berikutnya merupakan sekuritas hutang atau debt securitization. Di sini, biasanya hutang timbul karena adanya transaksi jual beli yang dijadikan sumber pendanaan perusahaan.
  3. Yang ketiga merupakan sekuritas modal dimana hal ini biasanya berupa emisi dari surat berharga dari perusahaan emiten yang terdaftar di pasar muda syariah. Biasanya sekuritas modal ini dimiliki perusahaan secara terbatas.
Baca Juga  Mengenal Dari Profesi Penunjang Pasar Modal

Negara kita adalah negara dengan mayoritas penduduknya beragama Islam. Dalam ajaran Islam penerapan ekonomi syariah sudah menjadi keharusan. Pada awalnya, perekonomian syariah sempat dipandang sebelah mata.

Namun seiring dengan perkembangannya waktu ekonomi syariah dipandang sebagai model ekonomi yang memiliki potensi yang sangat besar. Ekonomi syariah saat ini dikembangkan bukan saja di Indonesia tetapi juga di Negara-negara yang memiliki jumlah anggota masyarakat beragama islam lainnya. Semoga ulasan tentang pasar modal syariah di atas bisa berguna dan bermanfaat.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here