Industri Yang Diyakini Akan Bisa Berkembang Pesat dengan Cepat

0
Ilustrasi Model Kecantikan via okaokeindonesiasip.blogspot com

KabarUang.com, Jakarta – Seluruh masyarakat Indonesia khususnya wanita pasti sudah mengetahui, kini dijaman sekarang kosmetik sudah banyak sekali digemari, harga kosmetik yang beraneka ragam juga tak jadi masalah demi mempercantik diri, selain menjadi cantik itu untuk kepuasan diri, cantik juga bisa menunjang kepercayaan diri, jadi tak heran jika ada wanita yang rela berdesak-desakan untuk membeli kosmetik yang murah meriah. Jadi bisa dipastikan industri kecantikan atau kosmetik sangat menjanjikan, karena selalu digandrungi oleh banyak orang dan kalangan usia apapun.
Airlangga Hartarto selaku Menteri Perindustrian menjelaskan tentang perkembangan industri kosmetik di Indonesia yang cukup pesat dan membuat takjub, diungkapkannya saat memberikan sambutan di  sebuah acara “BeautyFest Asia 2018 by Popbela.com” di Ciputra Artpreuner, Kuningan, Jakarta Selalatan. Ia juga mengutarakan tentang pertumbuhan industri kosmetik yang mencapai double digit kurang lebih di 20 persen.  
“Pertumbuhan industri kosmetik is actually double digit mostly lebih dari 20 persen jadi ini empat kali dari pertumbuhan ekonomi,” kata Airlangga. seperti dikutip dari idntimes com
Namun dibalik dari pertumbuhan yang pesat ada salah satu usaha yang dilakukan dengan maksimal, ia juga mengaku sangat kagum pada kaum generasi millenial yang mampu  mempromosikan produk kecantikan dengan baik dan tidak putus asa baik di dalam negeri ataupun sedang merambah keluar negeri.
“Program seperti BeautyFest Asia 2018 mengajarkan bagaimana mempromosikan produk kecantikan kepada pasar lokal sangatlah baik,” ucap Airlangga. seperti dikutip dari idntimes com
“BeautyFest Asia 2018 salah satu program yang bagus untuk mempromosikan the icon a wallnes industry. Wellnes industry termasuk dalam program kementerian perdagangan yang berkomitmen mempromosikan produk farmasi, herbal dan kosmetik,” tutur Airlangga. seperti dikutip dari idntimes com

Kemudian acara Beauty Fest Asia 2018 by Popbela.com merupakan konferensi dan pameran kecantikan terkemuka di Asia Tenggara yang diselenggarakan oleh IDN Media. Kemudian pameran ini juga memperlihatkan influencer kecantikan global, produk kecantikan terkini, dan tren terkini dan inovasi di dunia industri kecantikan. Acara ini turut dihadiri dua menteri kabinet kerja, mereka adalah Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. #BeautyFestAsia2018 #BFA2018 #DiversityisBeautiful.

Perkembangan industri kecantikan di Indonesia cukup pesat sejak beberapa tahun ke belakang. Hal tersebut karena diramaikan oleh berbagai macam tren kecantikan yang turut memengaruhi pola konsumen di Indonesia. Menurut Associate VP Head of Hi-Tech, Property, Consumer Industry Markplusinc Yosanova Savitry, industri kecantikan di Indonesia akan makin berkembang di masa depan. “Pertumbuhan industri kecantikan di Indonesia bisa dua digit dibandingkan negara-negara lain. Hanya Indonesia dan Mesir dari seluruh dunia yang bisa growth-nya dua digit, sisanya single digit. Sekitar 16 persen (pertumbuhannya),” ujar Yosanova pada acara peluncuran ZAP Beauty Index di Jakarta, Senin (20/8/2018). Data dari ZAP Beauty Index 2018 yang melakukan survei terhadap 17.889 perempuan di Indonesia melalui kanal online menemukan beberapa fakta soal industri kecantikan ini. Di antaranya, perempuan di Indonesia nyatanya sudah mulai mengenal make up ketika usia mereka kurang dari 18 tahun (13-15 tahun) yakni sekitar 41,9 persen dari hasil survei. Dari sini terlihat jika industri kecantikan mulai disasar dan dikenal anak-anak usia muda, terutama Generasi Y dan Z. Sementara itu, menurut data yang sama, sekitar 36,4 persen remaja pada rentang usia 13-15 tahun telah melakukan perawatan di klinik kecantikan. “Pasar di Indonesia sangat besar di masa depan,” imbuh Yosanova. Selain itu, produk kecantikan di Indonesia cukup beragam, mulai dari produk tradisonal hingga produk-produk yang dikhususkan untuk kalangan tertentu, contohnya kaum muslim perempuan. “(Produk) untuk muslimah naik, untuk laki-laki yang grooming juga sedang naik. Bahkan saat ini makin segment oriented misalnya untuk kaum millenial seperi apa, untuk ibu-ibu seperti apa, wah itu makin kompleks sekarang,” tuturnya. Yosanova menyebutkan, perbedaan usia dan perbedaan perilaku jadi faktor yang berpengaruh terhadap pola industri ini berkembang di suatu negara. Seperti hasil survei yakni 27 persen perempuan Indonesia menginginkan ada label halal di produknya.

Baca Juga  Harga Emas Jatuh Tersandung Penguatan Dolar AS

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Industri Kecantikan di Indonesia Tumbuh Pesat Hingga 16 Persen”, https://ekonomi.kompas.com/read/2018/08/20/140853326/industri-kecantikan-di-indonesia-tumbuh-pesat-hingga-16-persen.
Penulis : Putri Syifa Nurfadilah
Editor : Sakina Rakhma Diah Setiawan

Perkembangan industri kecantikan di Indonesia cukup pesat sejak beberapa tahun ke belakang. Hal tersebut karena diramaikan oleh berbagai macam tren kecantikan yang turut memengaruhi pola konsumen di Indonesia. Menurut Associate VP Head of Hi-Tech, Property, Consumer Industry Markplusinc Yosanova Savitry, industri kecantikan di Indonesia akan makin berkembang di masa depan. “Pertumbuhan industri kecantikan di Indonesia bisa dua digit dibandingkan negara-negara lain. Hanya Indonesia dan Mesir dari seluruh dunia yang bisa growth-nya dua digit, sisanya single digit. Sekitar 16 persen (pertumbuhannya),” ujar Yosanova pada acara peluncuran ZAP Beauty Index di Jakarta, Senin (20/8/2018). Data dari ZAP Beauty Index 2018 yang melakukan survei terhadap 17.889 perempuan di Indonesia melalui kanal online menemukan beberapa fakta soal industri kecantikan ini. Di antaranya, perempuan di Indonesia nyatanya sudah mulai mengenal make up ketika usia mereka kurang dari 18 tahun (13-15 tahun) yakni sekitar 41,9 persen dari hasil survei. Dari sini terlihat jika industri kecantikan mulai disasar dan dikenal anak-anak usia muda, terutama Generasi Y dan Z. Sementara itu, menurut data yang sama, sekitar 36,4 persen remaja pada rentang usia 13-15 tahun telah melakukan perawatan di klinik kecantikan. “Pasar di Indonesia sangat besar di masa depan,” imbuh Yosanova. Selain itu, produk kecantikan di Indonesia cukup beragam, mulai dari produk tradisonal hingga produk-produk yang dikhususkan untuk kalangan tertentu, contohnya kaum muslim perempuan. “(Produk) untuk muslimah naik, untuk laki-laki yang grooming juga sedang naik. Bahkan saat ini makin segment oriented misalnya untuk kaum millenial seperi apa, untuk ibu-ibu seperti apa, wah itu makin kompleks sekarang,” tuturnya. Yosanova menyebutkan, perbedaan usia dan perbedaan perilaku jadi faktor yang berpengaruh terhadap pola industri ini berkembang di suatu negara. Seperti hasil survei yakni 27 persen perempuan Indonesia menginginkan ada label halal di produknya. Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Industri Kecantikan di Indonesia Tumbuh Pesat Hingga 16 Persen”, https://ekonomi.kompas.com/read/2018/08/20/140853326/industri-kecantikan-di-indonesia-tumbuh-pesat-hingga-16-persen. Penulis : Putri Syifa Nurfadilah Editor : Sakina Rakhma Diah Setiawan Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Industri Kecantikan di Indonesia Tumbuh Pesat Hingga 16 Persen”, https://ekonomi.kompas.com/read/2018/08/20/140853326/industri-kecantikan-di-indonesia-tumbuh-pesat-hingga-16-persen. Penulis : Putri Syifa Nurfadilah Editor : Sakina Rakhma Diah Setiawan

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Industri Kecantikan di Indonesia Tumbuh Pesat Hingga 16 Persen”, https://ekonomi.kompas.com/read/2018/08/20/140853326/industri-kecantikan-di-indonesia-tumbuh-pesat-hingga-16-persen.
Penulis : Putri Syifa Nurfadilah
Editor : Sakina Rakhma Diah Setiawan

Perkembangan industri kecantikan di Indonesia cukup pesat sejak beberapa tahun ke belakang. Hal tersebut karena diramaikan oleh berbagai macam tren kecantikan yang turut memengaruhi pola konsumen di Indonesia. Menurut Associate VP Head of Hi-Tech, Property, Consumer Industry Markplusinc Yosanova Savitry, industri kecantikan di Indonesia akan makin berkembang di masa depan. “Pertumbuhan industri kecantikan di Indonesia bisa dua digit dibandingkan negara-negara lain. Hanya Indonesia dan Mesir dari seluruh dunia yang bisa growth-nya dua digit, sisanya single digit. Sekitar 16 persen (pertumbuhannya),” ujar Yosanova pada acara peluncuran ZAP Beauty Index di Jakarta, Senin (20/8/2018). Data dari ZAP Beauty Index 2018 yang melakukan survei terhadap 17.889 perempuan di Indonesia melalui kanal online menemukan beberapa fakta soal industri kecantikan ini. Di antaranya, perempuan di Indonesia nyatanya sudah mulai mengenal make up ketika usia mereka kurang dari 18 tahun (13-15 tahun) yakni sekitar 41,9 persen dari hasil survei. Dari sini terlihat jika industri kecantikan mulai disasar dan dikenal anak-anak usia muda, terutama Generasi Y dan Z. Sementara itu, menurut data yang sama, sekitar 36,4 persen remaja pada rentang usia 13-15 tahun telah melakukan perawatan di klinik kecantikan. “Pasar di Indonesia sangat besar di masa depan,” imbuh Yosanova. Selain itu, produk kecantikan di Indonesia cukup beragam, mulai dari produk tradisonal hingga produk-produk yang dikhususkan untuk kalangan tertentu, contohnya kaum muslim perempuan. “(Produk) untuk muslimah naik, untuk laki-laki yang grooming juga sedang naik. Bahkan saat ini makin segment oriented misalnya untuk kaum millenial seperi apa, untuk ibu-ibu seperti apa, wah itu makin kompleks sekarang,” tuturnya. Yosanova menyebutkan, perbedaan usia dan perbedaan perilaku jadi faktor yang berpengaruh terhadap pola industri ini berkembang di suatu negara. Seperti hasil survei yakni 27 persen perempuan Indonesia menginginkan ada label halal di produknya. Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Industri Kecantikan di Indonesia Tumbuh Pesat Hingga 16 Persen”, https://ekonomi.kompas.com/read/2018/08/20/140853326/industri-kecantikan-di-indonesia-tumbuh-pesat-hingga-16-persen. Penulis : Putri Syifa Nurfadilah Editor : Sakina Rakhma Diah Setiawan Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Industri Kecantikan di Indonesia Tumbuh Pesat Hingga 16 Persen”, https://ekonomi.kompas.com/read/2018/08/20/140853326/industri-kecantikan-di-indonesia-tumbuh-pesat-hingga-16-persen. Penulis : Putri Syifa Nurfadilah Editor : Sakina Rakhma Diah Setiawan

Baca Juga  Singapura Jadi Rajanya Dalam Investasi Asing di Indonesia

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Industri Kecantikan di Indonesia Tumbuh Pesat Hingga 16 Persen”, https://ekonomi.kompas.com/read/2018/08/20/140853326/industri-kecantikan-di-indonesia-tumbuh-pesat-hingga-16-persen.
Penulis : Putri Syifa Nurfadilah
Editor : Sakina Rakhma Diah Setiawan

Perkembangan industri kecantikan di Indonesia cukup pesat sejak beberapa tahun ke belakang. Hal tersebut karena diramaikan oleh berbagai macam tren kecantikan yang turut memengaruhi pola konsumen di Indonesia. Menurut Associate VP Head of Hi-Tech, Property, Consumer Industry Markplusinc Yosanova Savitry, industri kecantikan di Indonesia akan makin berkembang di masa depan. “Pertumbuhan industri kecantikan di Indonesia bisa dua digit dibandingkan negara-negara lain. Hanya Indonesia dan Mesir dari seluruh dunia yang bisa growth-nya dua digit, sisanya single digit. Sekitar 16 persen (pertumbuhannya),” ujar Yosanova pada acara peluncuran ZAP Beauty Index di Jakarta, Senin (20/8/2018). Data dari ZAP Beauty Index 2018 yang melakukan survei terhadap 17.889 perempuan di Indonesia melalui kanal online menemukan beberapa fakta soal industri kecantikan ini. Di antaranya, perempuan di Indonesia nyatanya sudah mulai mengenal make up ketika usia mereka kurang dari 18 tahun (13-15 tahun) yakni sekitar 41,9 persen dari hasil survei. Dari sini terlihat jika industri kecantikan mulai disasar dan dikenal anak-anak usia muda, terutama Generasi Y dan Z. Sementara itu, menurut data yang sama, sekitar 36,4 persen remaja pada rentang usia 13-15 tahun telah melakukan perawatan di klinik kecantikan. “Pasar di Indonesia sangat besar di masa depan,” imbuh Yosanova. Selain itu, produk kecantikan di Indonesia cukup beragam, mulai dari produk tradisonal hingga produk-produk yang dikhususkan untuk kalangan tertentu, contohnya kaum muslim perempuan. “(Produk) untuk muslimah naik, untuk laki-laki yang grooming juga sedang naik. Bahkan saat ini makin segment oriented misalnya untuk kaum millenial seperi apa, untuk ibu-ibu seperti apa, wah itu makin kompleks sekarang,” tuturnya. Yosanova menyebutkan, perbedaan usia dan perbedaan perilaku jadi faktor yang berpengaruh terhadap pola industri ini berkembang di suatu negara. Seperti hasil survei yakni 27 persen perempuan Indonesia menginginkan ada label halal di produknya. Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Industri Kecantikan di Indonesia Tumbuh Pesat Hingga 16 Persen”, https://ekonomi.kompas.com/read/2018/08/20/140853326/industri-kecantikan-di-indonesia-tumbuh-pesat-hingga-16-persen. Penulis : Putri Syifa Nurfadilah Editor : Sakina Rakhma Diah Setiawan

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Industri Kecantikan di Indonesia Tumbuh Pesat Hingga 16 Persen”, https://ekonomi.kompas.com/read/2018/08/20/140853326/industri-kecantikan-di-indonesia-tumbuh-pesat-hingga-16-persen.
Penulis : Putri Syifa Nurfadilah
Editor : Sakina Rakhma Diah Setiawan

Perkembangan industri kecantikan di Indonesia cukup pesat sejak beberapa tahun ke belakang. Hal tersebut karena diramaikan oleh berbagai macam tren kecantikan yang turut memengaruhi pola konsumen di Indonesia. Menurut Associate VP Head of Hi-Tech, Property, Consumer Industry Markplusinc Yosanova Savitry, industri kecantikan di Indonesia akan makin berkembang di masa depan. “Pertumbuhan industri kecantikan di Indonesia bisa dua digit dibandingkan negara-negara lain. Hanya Indonesia dan Mesir dari seluruh dunia yang bisa growth-nya dua digit, sisanya single digit. Sekitar 16 persen (pertumbuhannya),” ujar Yosanova pada acara peluncuran ZAP Beauty Index di Jakarta, Senin (20/8/2018). Data dari ZAP Beauty Index 2018 yang melakukan survei terhadap 17.889 perempuan di Indonesia melalui kanal online menemukan beberapa fakta soal industri kecantikan ini. Di antaranya, perempuan di Indonesia nyatanya sudah mulai mengenal make up ketika usia mereka kurang dari 18 tahun (13-15 tahun) yakni sekitar 41,9 persen dari hasil survei. Dari sini terlihat jika industri kecantikan mulai disasar dan dikenal anak-anak usia muda, terutama Generasi Y dan Z. Sementara itu, menurut data yang sama, sekitar 36,4 persen remaja pada rentang usia 13-15 tahun telah melakukan perawatan di klinik kecantikan. “Pasar di Indonesia sangat besar di masa depan,” imbuh Yosanova. Selain itu, produk kecantikan di Indonesia cukup beragam, mulai dari produk tradisonal hingga produk-produk yang dikhususkan untuk kalangan tertentu, contohnya kaum muslim perempuan. “(Produk) untuk muslimah naik, untuk laki-laki yang grooming juga sedang naik. Bahkan saat ini makin segment oriented misalnya untuk kaum millenial seperi apa, untuk ibu-ibu seperti apa, wah itu makin kompleks sekarang,” tuturnya. Yosanova menyebutkan, perbedaan usia dan perbedaan perilaku jadi faktor yang berpengaruh terhadap pola industri ini berkembang di suatu negara. Seperti hasil survei yakni 27 persen perempuan Indonesia menginginkan ada label halal di produknya. Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Industri Kecantikan di Indonesia Tumbuh Pesat Hingga 16 Persen”, https://ekonomi.kompas.com/read/2018/08/20/140853326/industri-kecantikan-di-indonesia-tumbuh-pesat-hingga-16-persen. Penulis : Putri Syifa Nurfadilah Editor : Sakina Rakhma Diah Setiawan

Baca Juga  Karena Avtur Garuda Indonesia Berani Turunkan Harga Tiket

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Industri Kecantikan di Indonesia Tumbuh Pesat Hingga 16 Persen”, https://ekonomi.kompas.com/read/2018/08/20/140853326/industri-kecantikan-di-indonesia-tumbuh-pesat-hingga-16-persen.
Penulis : Putri Syifa Nurfadilah
Editor : Sakina Rakhma Diah Setiawan

Perkembangan industri kecantikan di Indonesia cukup pesat sejak beberapa tahun ke belakang. Hal tersebut karena diramaikan oleh berbagai macam tren kecantikan yang turut memengaruhi pola konsumen di Indonesia. Menurut Associate VP Head of Hi-Tech, Property, Consumer Industry Markplusinc Yosanova Savitry, industri kecantikan di Indonesia akan makin berkembang di masa depan. “Pertumbuhan industri kecantikan di Indonesia bisa dua digit dibandingkan negara-negara lain. Hanya Indonesia dan Mesir dari seluruh dunia yang bisa growth-nya dua digit, sisanya single digit. Sekitar 16 persen (pertumbuhannya),” ujar Yosanova pada acara peluncuran ZAP Beauty Index di Jakarta, Senin (20/8/2018). Data dari ZAP Beauty Index 2018 yang melakukan survei terhadap 17.889 perempuan di Indonesia melalui kanal online menemukan beberapa fakta soal industri kecantikan ini. Di antaranya, perempuan di Indonesia nyatanya sudah mulai mengenal make up ketika usia mereka kurang dari 18 tahun (13-15 tahun) yakni sekitar 41,9 persen dari hasil survei. Dari sini terlihat jika industri kecantikan mulai disasar dan dikenal anak-anak usia muda, terutama Generasi Y dan Z. Sementara itu, menurut data yang sama, sekitar 36,4 persen remaja pada rentang usia 13-15 tahun telah melakukan perawatan di klinik kecantikan. “Pasar di Indonesia sangat besar di masa depan,” imbuh Yosanova. Selain itu, produk kecantikan di Indonesia cukup beragam, mulai dari produk tradisonal hingga produk-produk yang dikhususkan untuk kalangan tertentu, contohnya kaum muslim perempuan. “(Produk) untuk muslimah naik, untuk laki-laki yang grooming juga sedang naik. Bahkan saat ini makin segment oriented misalnya untuk kaum millenial seperi apa, untuk ibu-ibu seperti apa, wah itu makin kompleks sekarang,” tuturnya. Yosanova menyebutkan, perbedaan usia dan perbedaan perilaku jadi faktor yang berpengaruh terhadap pola industri ini berkembang di suatu negara. Seperti hasil survei yakni 27 persen perempuan Indonesia menginginkan ada label halal di produknya. Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Industri Kecantikan di Indonesia Tumbuh Pesat Hingga 16 Persen”, https://ekonomi.kompas.com/read/2018/08/20/140853326/industri-kecantikan-di-indonesia-tumbuh-pesat-hingga-16-persen. Penulis : Putri Syifa Nurfadilah Editor : Sakina Rakhma Diah Setiawan

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Industri Kecantikan di Indonesia Tumbuh Pesat Hingga 16 Persen”, https://ekonomi.kompas.com/read/2018/08/20/140853326/industri-kecantikan-di-indonesia-tumbuh-pesat-hingga-16-persen.
Penulis : Putri Syifa Nurfadilah
Editor : Sakina Rakhma Diah Setiawan

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here